Mediatargetkamera.my.id
Pandeglang – Atmosfer peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, semakin semarak. Ribuan warga memadati Alun-Alun Kecamatan Cikeusik untuk menyaksikan pertandingan sepak bola antar desa yang berlangsung meriah, Kamis (6/8/2026).
Pada pertandingan kali ini, Desa Curugciung berhadapan dengan Desa Sukamulya. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi dengan memenuhi area lapangan guna memberikan dukungan kepada tim kebanggaan masing-masing.
Sementara itu, sejumlah tim yang telah tersingkir dari turnamen mengaku tetap menjunjung tinggi sportivitas. Mereka mengaku menerima hasil pertandingan dengan lapang dada dan bertekad meningkatkan latihan agar mampu meraih prestasi lebih baik pada turnamen tahun mendatang.
Turnamen sepak bola antar desa yang diikuti 14 desa di Kecamatan Cikeusik tersebut telah berlangsung selama beberapa hari dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pesta rakyat dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Keberhasilan penyelenggaraan turnamen ini tidak lepas dari kerja sama unsur Muspika Kecamatan Cikeusik, Panitia Hari Besar Nasional (PHBN), aparat keamanan, para kepala desa, serta seluruh panitia yang terlibat.
Sebelum pertandingan dimulai, Ketua PHBN Kecamatan Cikeusik, Eri Piatna, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk Boz Papua Barat, sehingga turnamen dapat berjalan dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Boz Papua Barat yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya turnamen ini dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia,” ujar Eri Piatna.
Ia juga mengimbau seluruh pemain dan penonton agar bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Mari kita meriahkan kegiatan ini dengan tetap menjaga kondusivitas, ketertiban, dan keamanan. Kedua tim yang bertanding telah menandatangani surat pernyataan untuk menjaga sportivitas dan ketertiban. Apabila terjadi insiden, penonton diminta tidak memasuki lapangan. Jika imbauan tersebut dilanggar, maka penanganannya akan diserahkan kepada pihak kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong masyarakat Kecamatan Cikeusik dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Reporter: Satria Hidayat
