Mediatargetkamera.my.id, PANDEGLANG — Dugaan ditemukannya belatung pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada penerima manfaat (KPM) balita di wilayah Desa Cikiruh Wetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, mendapat klarifikasi dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cikiruh Wetan.
SPPG merupakan satuan pelayanan yang bertugas menyiapkan, mengolah, hingga mendistribusikan makanan dalam pelaksanaan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Sebelumnya, beredar informasi dan video di media sosial yang memperlihatkan dugaan adanya belatung pada makanan yang disebut-sebut merupakan menu ayam yang diterima KPM balita pada Kamis (27/8/2026).
Menanggapi hal tersebut, Tati selaku ahli gizi SPPG Cikiruh Wetan membantah bahwa makanan yang diduga berbelatung tersebut berasal dari dapur SPPG Cikiruh Wetan.
“Pada waktu itu menunya hanya satu, yaitu ayam kecap. Namun, saya mendapat informasi bahwa ada menu ayam yang ditemukan belatung. Kami kemudian melakukan pengecekan kepada orang yang bersangkutan. Namun, menu yang disebutkan justru menjadi ayam bumbu balado dan ditemukan ada belatungnya,” ujar Tati kepada awak media, Selasa (1/9/2026).
Menurut Tati, pihaknya tidak menerima bukti yang dapat memastikan bahwa makanan tersebut berasal dari dapur SPPG Cikiruh Wetan. Ia juga menyebut terdapat kejanggalan karena makanan yang diperlihatkan dalam video telah dipindahkan ke wadah plastik yang bukan merupakan wadah dari dapur SPPG.
“Dapur kami menyajikan dan menyalurkan menu ayam kecap. Sedangkan yang diperlihatkan adalah ayam bumbu balado. Jadi, kami menduga makanan tersebut bukan berasal dari dapur kami karena bumbu yang kami gunakan bukan bumbu balado,” jelasnya.
Tati menegaskan pihaknya siap bertanggung jawab apabila memang ditemukan masalah pada makanan yang diproduksi dan disalurkan oleh SPPG Cikiruh Wetan.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya masih memiliki sampel makanan yang disimpan sebagai bahan pemeriksaan.
“Sampelnya masih ada dan kondisinya masih bagus, meskipun masa kedaluwarsanya sudah lewat. Silakan apabila memang ingin dilakukan pengecekan,” ungkap Tati.
Kader Posyandu: Menu yang Disalurkan Ayam Bumbu Kecap
Sementara itu, Iin Inayah, kader Posyandu yang turut menyalurkan makanan kepada KPM balita, memberikan penjelasan mengenai menu yang diterima pada saat itu.
Iin mengatakan bahwa dirinya menyaksikan langsung proses penyaluran makanan kepada KPM. Menurutnya, menu yang dibagikan saat itu adalah ayam bumbu kecap.
“Waktu saya menyalurkan kepada KPM, saya sendiri yang menuangkan makanan ke tempat nasi yang dibawa oleh anak tersebut. Menunya ayam bumbu kecap,” kata Iin.
Ia mengaku heran setelah mengetahui adanya informasi di media sosial yang menyebut menu ayam tersebut ditemukan belatung.
“Setelah saya melihat videonya, yang terlihat justru ayam bumbu balado yang disebut berbelatung. Sedangkan pada waktu itu yang saya lihat hanya satu menu, yaitu ayam bumbu kecap,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak SPPG Cikiruh Wetan menyatakan siap memberikan klarifikasi dan membuka sampel makanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan sumber dan penyebab dugaan tersebut.
Reporter: Satria Hidayat
