PANDEGLANG, BANTEN | Mediatargetkamera.my.id – Program bantuan pemerintah melalui kegiatan Revitalisasi Satuan Pendidikan KB Aisyiyah yang berlokasi di Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi sorotan.
Kegiatan revitalisasi tersebut tercatat mendapatkan bantuan pemerintah sebesar Rp104.471.535,00. Namun, dalam pelaksanaannya muncul sejumlah pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas material yang digunakan, khususnya semen yang dinilai perlu mendapat perhatian.
Selain persoalan material, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lokasi pembangunan juga dipertanyakan. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian agar pekerjaan pembangunan tidak hanya memenuhi aspek fisik, tetapi juga memperhatikan keselamatan para pekerja.
Berdasarkan hasil konfirmasi kepada salah seorang pekerja bangunan di lokasi, pekerjaan tersebut disebut-sebut dikerjakan dengan sistem borongan dengan nilai sekitar Rp25 juta. Informasi tersebut masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak pelaksana terkait lingkup pekerjaan, komponen biaya, serta mekanisme penggunaan anggaran.
Munculnya sejumlah pertanyaan tersebut diharapkan menjadi perhatian pihak terkait, khususnya pengelola program dan instansi pemerintah yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan. Pemeriksaan terhadap kualitas material, volume pekerjaan, standar konstruksi, hingga penerapan K3 penting dilakukan untuk memastikan bantuan pemerintah digunakan sesuai peruntukan.
Transparansi dan pengawasan menjadi hal penting dalam setiap program bantuan pemerintah, terlebih anggaran yang digunakan bersumber dari keuangan negara. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola kegiatan maupun instansi terkait masih diharapkan memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi mengenai kualitas material, penerapan K3, sistem pelaksanaan pekerjaan, serta penggunaan anggaran revitalisasi sebesar Rp104.471.535,00.
