PANDEGLANG | Mediatargetkamera.my.id
Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang menggelar sosialisasi pembinaan desa wisata terpadu di Kampung Pasir Kuray, Desa Pasir Mae, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Cipeucang Bayu Pradana beserta jajaran, Kepala Desa Pasir Mae Supandi, S.Pd.I., Ketua BPD, pengurus BUMDes, para pemangku kepentingan (stakeholder), serta tamu undangan lainnya.

Dalam sosialisasi tersebut, berbagai potensi wisata di wilayah Kecamatan Cipeucang menjadi fokus pembahasan. Potensi yang diangkat meliputi wisata pertanian, wisata peternakan, wisata seni dan budaya, hingga wisata religi yang dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai penggerak perekonomian masyarakat.
Perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan dan mengembangkan desa wisata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjadikan Desa Pasir Mae sebagai salah satu desa percontohan di Kecamatan Cipeucang. Hasil pertanian masyarakat diharapkan dapat dipasarkan melalui Koperasi Desa (Kopdes) maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sehingga memberikan nilai tambah bagi para petani.
Sementara itu, Edi, seorang petani sekaligus peternak di Desa Pasir Mae, mengatakan pihaknya tengah membangun ekosistem desa wisata berbasis pertanian dan peternakan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan berbagai pihak.
“Desa Pasir Mae sedang dibangun menjadi desa percontohan. Berdasarkan sejumlah penelitian dari berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Widuri, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dan Universitas Pamulang (Unpam), pendapatan per kapita masyarakat masih sekitar Rp10 ribu per hari. Karena itu, kami berkolaborasi untuk melatih tenaga-tenaga terampil di bidang pertanian dan peternakan agar ekonomi masyarakat dapat meningkat,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Pasir Mae, Supandi, S.Pd.I., mengapresiasi dukungan Dinas Pariwisata, DPMD, dan Bappeda Kabupaten Pandeglang dalam mendorong pengembangan desa wisata.
Menurutnya, Desa Pasir Mae yang dahulu dikenal sebagai desa pertanian kini mulai bertransformasi menjadi desa pariwisata dengan tetap mempertahankan potensi lokal yang dimiliki.
Supandi juga mengungkapkan bahwa Desa Pasir Mae memiliki beragam seni dan budaya tradisional yang perlu dilestarikan. Salah satunya adalah Seni Segeng yang kini nyaris punah karena tidak adanya regenerasi pelaku seni.
“Pada sekitar tahun 1995, Seni Segeng masih sering dipentaskan pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ketika wilayah ini masih berada di Kecamatan Cimanuk, sebelum terbentuk Kecamatan Cipeucang. Saat ini kami terus berupaya mencari keturunan atau penerus yang masih menguasai kesenian tersebut agar dapat dihidupkan kembali,” jelasnya.
Selain Seni Segeng, Desa Pasir Mae juga masih memiliki potensi budaya lain seperti pencak silat dan seni tari Saman yang diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya di masa mendatang.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap pengembangan desa wisata terpadu mampu memperkuat ekonomi masyarakat, melestarikan budaya lokal, serta menjadikan Desa Pasir Mae sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kecamatan Cipeucang.
Reporter: Sujana
