PANDEGLANG, BANTEN | Mediatargetkamera.my.id — Karang Taruna Desa Cikeusik menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Hari Santri Nasional (HSN) ke-10 tingkat Kecamatan Cikeusik tahun 2026 yang dipelopori oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Cikeusik.
Peringatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, serta menumbuhkan semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Ketua Karang Taruna Desa Cikeusik, Bangbang Saripudin, S.Pd., menegaskan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran Karang Taruna berkomitmen untuk bersinergi dengan MWCNU dan GP Ansor Kecamatan Cikeusik demi menyukseskan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2026.
Menurut Bangbang, dukungan tersebut bukan sekadar untuk menyukseskan sebuah kegiatan, melainkan juga sebagai bentuk penghargaan terhadap organisasi yang berkontribusi memberikan manfaat, menjaga keharmonisan, dan menghadirkan kedamaian di tengah kehidupan masyarakat.
“Dukungan yang mengalir dari Karang Taruna Desa Cikeusik tidak terlepas dari keberadaan MWCNU dan GP Ansor yang bersama-sama telah memberikan banyak manfaat serta menghadirkan rasa kedamaian di tengah-tengah masyarakat yang majemuk,” ungkap Bangbang.
Ia menambahkan, Karang Taruna Desa Cikeusik akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki semangat menjaga kedamaian, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan cinta dan kasih sayang di tengah masyarakat.
“Bagi kami, sudah sepatutnya kita berjalan bersama dengan siapa pun yang membawa kebaikan, menebarkan kedamaian, dan memperkuat persatuan. Kami akan terus berkolaborasi tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun budaya. Perbedaan bukan alasan untuk menjauh, melainkan kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, dan menguatkan,” tegasnya.
Bangbang juga menilai bahwa pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Karena itu, Karang Taruna diharapkan tidak hanya berperan dalam kegiatan sosial, tetapi juga aktif merawat kerukunan, memperkuat solidaritas, dan membangun hubungan harmonis antarelemen masyarakat.
Dukungan terhadap MWCNU dan GP Ansor dalam penyelenggaraan HSN tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Karang Taruna Desa Cikeusik untuk terus bergerak bersama organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur lainnya demi menciptakan kehidupan sosial yang damai, harmonis, dan penuh kepedulian.
Panitia Apresiasi Dukungan Karang Taruna
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Cikeusik, Ustad Havid Yusup, S.Pd.I., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Karang Taruna Desa Cikeusik atas dukungan serta komitmen yang diberikan.
Menurutnya, keterlibatan Karang Taruna sebagai bagian dari masyarakat setempat merupakan unsur penting dalam membangun kebersamaan dan menyukseskan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tahun 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Desa Cikeusik yang telah menunjukkan komitmen untuk mendukung penyelenggaraan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Cikeusik tahun 2026. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Havid.
Ia menegaskan, panitia akan terus menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan penyelenggaraan HSN tahun ini.
Havid juga menilai keberhasilan kegiatan tidak hanya ditentukan oleh panitia penyelenggara, tetapi turut bergantung pada dukungan, partisipasi, dan semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat.
HSN Jadi Momentum Memperkuat Persatuan
Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2026 di Kecamatan Cikeusik diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, nasionalisme, toleransi, dan kepedulian sosial.
Semangat Hari Santri bukan hanya tentang mengenang perjuangan para santri dalam perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga melanjutkan nilai-nilai pengabdian, menjaga persaudaraan, dan merawat kedamaian di tengah keberagaman Indonesia.
Karang Taruna Desa Cikeusik bersama MWCNU, GP Ansor, panitia penyelenggara, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memperkuat sinergi demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.
Sebab, persatuan tidak dibangun dengan memperbesar perbedaan, melainkan dengan menumbuhkan rasa saling menghormati, memperkuat kepedulian, dan bekerja bersama demi kebaikan bersama.
Reporter: Satria Hidayat
Editor: Apolo
