Mediatargetkamera.my.id
JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, salah satu tokoh mahasiswa mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/6/2026), Sdr. Riziq menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momentum penting dalam perjalanan bangsa untuk memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara merupakan salah satu momen penting yang menjadi bagian dari perjalanan bangsa dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban di tengah kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, suasana yang aman dan damai perlu dijaga oleh seluruh komponen masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Riziq.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk provokasi yang berpotensi memicu tindakan anarkis.
Menurutnya, tidak menutup kemungkinan terdapat oknum atau kelompok tertentu yang memanfaatkan momentum peringatan nasional maupun kegiatan publik untuk menciptakan gangguan keamanan, menyebarkan narasi provokatif, atau mengajak masyarakat melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.
“Situasi seperti ini perlu diantisipasi dengan mengedepankan sikap kritis, rasional, dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan kepentingan bersama,” lanjutnya.
Riziq menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara hendaknya dijadikan sebagai sarana memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Menurutnya, menjaga stabilitas keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh warga negara.
Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban serta menolak segala bentuk tindakan anarkis dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis.
Di akhir keterangannya, Riziq mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi provokasi menjelang maupun saat peringatan Hari Bhayangkara.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan, menghormati perbedaan, mengedepankan dialog, serta menolak segala bentuk kekerasan dan perusakan. Dengan semangat persatuan dan tanggung jawab bersama, kita dapat menciptakan suasana yang damai, tertib, dan kondusif demi kepentingan bangsa dan masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya.
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta.
