KABUPATEN BOGOR | Targetkamera.my.id – Gelombang dukungan terhadap komitmen Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam memberantas peredaran narkoba secara radikal terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.
Langkah strategis bertajuk “Pembersihan dari Dalam” kini menjadi sorotan publik. Gerakan tersebut dinilai sebagai upaya serius dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Dukungan kuat datang dari Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Aliansi PANDAWA (Pengawalan Hak Warga dan Pengawasan Anggaran Negara). Aliansi PANDAWA menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak boleh hanya menjadi jargon politik atau seremoni belaka.
Menurut PANDAWA, untuk menyongsong visi besar Indonesia Emas, momentum pembersihan harus dimulai tanpa pandang bulu dari lingkungan birokrasi hingga organisasi kemitraan strategis pemerintah daerah.
Bersih-Bersih Birokrasi, Komitmen Tanpa Kompromi
Instruksi Bupati Bogor terkait pengawasan ketat dan deteksi dini di internal pemerintahan dinilai sebagai langkah krusial yang menjawab harapan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang sehat dan profesional.
Aliansi PANDAWA menilai ASN sebagai abdi negara wajib menjadi garda terdepan sekaligus teladan moral dalam memerangi narkoba di tengah masyarakat.
Desakan Evaluasi Organisasi Penerima Hibah
Tidak berhenti di lingkungan birokrasi, PANDAWA juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperluas pengawasan terhadap organisasi yang terafiliasi dan menerima dana hibah pemerintah.
Beberapa organisasi yang menjadi sorotan di antaranya:
- KONI Kabupaten Bogor
- KNPI Kabupaten Bogor
- KORMI Kabupaten Bogor
PANDAWA menilai organisasi-organisasi tersebut memiliki peran penting dalam pembinaan generasi muda, atlet, dan tokoh masyarakat. Karena itu, pengawasan internal terhadap bahaya narkoba dinilai sangat penting agar anggaran negara yang dikucurkan benar-benar memberikan manfaat positif bagi pembangunan daerah.
Menuju Indonesia Emas dari Bumi Tegar Beriman
Gerakan pemberantasan narkoba dari dalam birokrasi dan organisasi kemitraan disebut bukan sekadar upaya penyelamatan daerah, tetapi juga fondasi dalam menciptakan generasi muda dan aparatur yang kompetitif menuju Indonesia Emas.
PANDAWA menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor harus memastikan setiap anggaran negara yang dialokasikan kepada organisasi mitra selaras dengan pembentukan karakter yang bersih, sehat, dan berprestasi.
Aliansi PANDAWA bersama masyarakat Kabupaten Bogor menyatakan siap mengawal setiap kebijakan Bupati Bogor dalam memerangi narkoba.
Mereka juga mendorong langkah konkret berupa tes urine berkala dan transparan bagi ASN maupun pengurus organisasi, serta penerapan sanksi tegas berupa pemecatan dan penghentian anggaran terhadap oknum atau lembaga yang terbukti terlibat atau kompromistis terhadap narkoba.
“Kabupaten Bogor harus menjadi contoh nyata wilayah yang bersih dari narkoba demi terwujudnya Indonesia Emas,” tegas Koordinator PANDAWA.
